Blog

  • AWAN BERBENTUK LAFADZ ALLOH MUNCUL DI LANGIT IHSANUL FIKRI MAGELANG, AA GYM: “Subhaanalloh”

    Untitled
    (foto: Yusuf) Awan berlafadz Allah yang sempat diabadikan oleh siswa dengan kamera ustadzahnya dari halaman SMAIT Ihsanul Fikri

    Santri dan Asatidzah Pondok Pesantren Ihsanul Fikri pada Rabu, 16 Februari 2016, sempat tak percaya dengan keajaiban alam yang dipertunjukkan oleh Sang Maha Kuasa.

    Pondok pesantren yang beralamatkan di Desa pabelan, magelang Jawa Tengah, ini digegerkan dengan adanya awan berlafadz Allah.

    Menurut salah seorang pengurus pondok pesantren. Awan tersebut terlihat pada pukul 06.20 WIB (pagi hari). Cuaca pada saat itu, cerah tidak berawan.

    Pada saat kejadian, beberapa civitas pondok berhasil mengabadikan awan yang berbentuk tulisan Allah dengan menggunakan kamera ponsel yang mereka pinjam dari ustadzah di sana. Mereka mengabadikan tulisan itu tepat di halaman asrama santri.

    Maka benarlah firman Allah SWT, “Sesungguhnya pada penciptaan langit dan bumi, pergantian malam dan siang, kapal yang berlayar, di laut dengan (muatan) yang bermanfaat bagi manusia, apa yang diturunkan Allah dari langit berupa air, lalu dengan itu dihidupkan-Nya bumi setelah mati (kering), dan Dia tebarkan di dalamnya bermacam-macam binatang, dan perkisaran angin dan awan yang dikendalikan antara langit dan bumi, semua it sungguh, merupakan tanda-tanda kebesaran Allah bagi orang-orang yang mengerti”. (QS. Al Baqarah: 164)
    Satu lagi ayat Allah ini sebagai pengingat bagi kita betapa kuasa Allah itu amatlah besar. Langit, bumi beserta isinya bertasbih mengagungkan dzat Allah. Bagaimana dengan kita yang kerdil dan penuh dengan lumuran dosa ini? Akankah masih sifat sombong dan congkah menghiasi perilaku kita.
    Dengan fenomena ini semoga menambah keimanankita kepada Allah dan menjafikan diri kita semakin paham.akan kuasa Allah.

    10628098_10204638317712584_6102229360807076274_n
    (Foto: Ustadz Bambang) Foto diambil dari kompleks SMPIT Ihsanul Fikri.

    Sesungguhnya kepunyaan Allah-lah kerajaan langit dan bumi, dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal. Dan sesungguhnya, tiadalah Allah menciptakan semuanya ini dengan sia-sia.

    وَلِلَّهِ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضِ وَاللهُ عَلَىَ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ ﴿١٨٩﴾ إِنَّ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضِ وَاخْتِلاَفِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ لآيَاتٍ لِّأُوْلِي الألْبَابِ ﴿١٩٠﴾ الَّذِينَ يَذْكُرُونَ اللّهَ قِيَاماً وَقُعُوداً وَعَلَىَ جُنُوبِهِمْ وَيَتَفَكَّرُونَ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضِ رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هَذا بَاطِلاً سُبْحَانَكَ فَقِنَا عَذَابَ النَّارِ ﴿١٩١﴾
    ”Kepunyaan Allah-lah kerajaan langit dan bumi, dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu”. (QS. Ali ‘Imran. 189). ”Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal”, (QS. Ali ‘Imran. 190). “(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): “Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka”. (QS. Ali ‘Imran. 191).

    Awan tersebut juga sempat menghebohkan warga sekitar Ihsanul Fikri dan Magelang. Bahkan, akun Facebook AA Gym pun sempat mengupload gambar yang tersebar di dunia maya tersebut.

    AtQq3e0XO4EMGO3kcgM9rdHpHCGe3yJK1_mX4igms4uV

     

    Posting AA gym tersebut hingga berita ini ditulis, sudah tembus dengan 60.000an Likes, 1400an comments, dan dibagikan sekitar 2000an kali. []

    (husen&Fu)

  • KEPULANGAN TENGAH SEMESTER GENAP 2016.

    RALAT:

    🎙infoSMAITIF:
    “Jadwal Kepulangan.”
    Untuk Kelas X dan XI.

    Assalaamualaikum.
    Diberitahukan bahwa untuk kepulangan tengah semester adalah

    👦🏻Untuk Ihwan (Putra):
    ————————
    pada tanggal 20 Maret 2016, pukul 07.00 WIB dan wajib sudah di Ihsanul Fikri paling lambat 23 Maret 2016 pukul 17.00 WIB.

    👧🏻Untuk Ahwat (Putri)
    ————————–
    pada tanggal 24 Maret 2016, pukul 07.00 WIB dan wajib sudah di Ihsanul Fikri paling lambat 27 Maret 2016 pukul 17.00 WIB.

    Harap menjadi perhatian dan mohon kerja samanya.

    Jazakumullah.
    Wassalaamualaikum.

    ========📺📻📞☎

    *untuk kelas XII kepulangan setelah Ujian Nasional

  • GERHANA DI IHSANUL FIKRI

    image
    (Foto: Fu) Khutbah dalam Shalat Gerhana

    SMAIT IFBS. Mungkid. Khawatir, salah satu perasaan yang muncul pada hari itu. Pasalnya, baru pertama kali ini, masjid Baru Ihsanul Fikri, Mujahidin, akan mencoba menampung seluruh jamaah putra putri di ihsanul fikri dalam rangka Sholat gerhana matahari. Akan tetapi, seketika terjawab, ketika sedikit demi sedikit akhwat yang datang, naik ke lantai 2 masjid tersebut. Tampak tidak ada yang duduk, berdiri atau terlantar di halaman masjid. Ternyata, muat. Alhamdulillaah terucap dalam hati.

    image
    (Foto:Fu) Ustadz Hanafi Menyampaikan Khutbah Shalat Gerhana Matahari

    Setelah para akhwat masuk ke masjid, sholat gerhana pun dimulai. Ikhwan di lantai 1 dan akhwat di lantai 2. Tampak dan terdengar Ustadz Ahlun Najir (Nazril), sang Imam Sholat, mulai memberikan pengarahan tata cara teknis sholat gerhana. Setelah itu, sholat pun dimulai. Dibacakannya surat Qof setelah Fatihah pada rakaat pertama sebelum rukuk pertama rakaat pertama,  alhaqqoh setelah Fatihah selepas rukuk pertama ,  nuh pada rakaat kedua sebelum rukuk pertama rakaat kedua,  dan alfajr pada rakaat kedua setelah rukuk pertam rakaat kedua. Terdengar isak tangis dan haru saat surat surat tersebut dibacakan dalam shalat. Sungguh menyentuh dan damai. Hampir mirip sekali dengan suasana sholat ied’l Fitri saat lebaran.

    image
    (Foto: Fu) Saat doa Khutbah.

    Sekitar 45 menit pun berlalu semenjak takbiratul ihram pertama. Imam mengucapkan salam tanda sholat telah selesai. Dilanjutkan Khutbah oleh Ustadz Hanafi Yusaq. Beliau menyampaikan bahwa iman dan islam yang kita miliki patutnya disyukuri. Dengan berapi api dan semangat tinggi, beliau mengguncang masjid mujahidin, sehingga para jamaah pun antusias dalam menyimaknya.

    image
    (Foto:Fu) Para Santriwati kembali ke asrama seusai shalat Gerhana matahari

    Seperti yang diketahui bahwa pada tanggal 9 Maret 2016 ada peristiwa gerhana matahari total yang konon katanya terjadi 100 tahun sekali.

    [Fu]

  • DAN SMD 2016 PUN SELESAI

    DAN SMD 2016 PUN SELESAI

    (Foto: Husen) Siswa berfito dengan anak-anak desa Baleagung
    (Foto: Husen) Siswa berfoto dengan anak-anak desa Baleagung


    SMAIT IFBS. BALEAGUNG. Penutupan SMD ikhwan di desa Baleagung kecamatan Grabag  secara resmi ditutup oleh bapak Jamaluddin selaku pembina Yayasan Tarbiyatul Mukmin. Ada yang berbeda pada acara penutupan SMD kali ini. Kali ini acara penutupan dilakukan dengan cara berdiri dan diikuti oleh seluruh peserta SMD.

    image
    (Foto: Husen) Anak anak berdiri dalam penutupan SMD 2016

    Dalam sambutannya Bapak Irwan selaku lurah desa Baleagung menyampaikan ucapan terimakasih yang telah memilih desa Baleagung ini sebagai tempat terselenggaranya SMD.  Beliau juga berharap semoga ini bukan SMD kali pertama dan terakhir dilaksanakan di desa Baleagung.
    Beliau juga berpesan agar peserta terus berkontribusi untuk masyarakat dan berdoa agar menjadi anak yang berbakti pada orang tua, agama dan negara. Dalam penutupan sambutannya pak lurah menyanyikan sebuah lagu karyanya sendiri sebagai persembahan kepada para peserta SMD.

    image
    (Foto: Husen) Bapak Lurah dalam Penutupan SMD 2016

    Kemudian, dalam sambutannya, pembina yayasan  berpesan agar setelah selesainya acara ini semoga anak anak bisa lebih memiliki kepekaan sosial yang tinggi sebagai bekal pembinaan diri.

    image
    (Foto: Husen) Bapak Jamaluddin B.A selaku pembina Yayasan dalam penutupan SMD 2016

    Acara penutupan smd ini diakhiri dengan pemberian kenang-kenangan kepada desa Baleagung yang diserahkan langsung oleh pembina yayasan dan diterima langsung oleh bapak Lurah. []

    image
    (Foto: Husen) Anak -Anak Bersalam-salaman dengan para kadus.

     

    (Foto: Husen) Berfoto bersama sebelum kembali ke SMAIT IF
    (Foto: Husen) Berfoto bersama sebelum kembali ke SMAIT IF.

     

     

    Reporter: Husen Sastra

  • AWALNYA JIJIK, SELANJUTNYA ENAK


    AWALNYA JIJIK, SELANJUTNYA ENAK


     

    IMG_20160303_185316
    (Foto: Husen) Membersihkan Kandang

     SMAIT IFBS. BALEAGUNG. Pada hari ke-4 SMD ikhwan, peserta SMD di dusun Kupen mengawali kegiatannya dengan bersih bersih kandang. Bersama dengan Pak Lurah, mereka bergotong royong melakukan kegiatan, yang tentunya jarang mereka lakukan.

    IMG_20160303_185312
    (Foto:Husen) Mengangkut Lemi

    Awalnya, salah satu peserta mengaku risih, akan tetapi dirasakan menyenangkan kemudian. “Kegiatan yang awalnya agak risih tapi kalau sudah dijalani jadi menyenangkan, kalau sudah bersih rasanya plong. Senang bisa ikut kontribusi dengan warga,” kata salah satu peserta, Basyir, disela-sela kegiatan itu.

    Berbeda lagi dengan Alrianda, salah satu peserta SMD kelas X ini, mengaku jijik pada awalnya. “Awalnya jijik, apalagi pas ngangkat ‘lemen’, tapi karenan bersama sama jadi enak,” kata Alrianda.

    Dengan adanya kegiatan ini Pak Lurah mengaku merasa terbantu. ” Alhamdulillah kami jadi terbantu, ini kalau diborongin sehari sendiri mas, ini dikerjakan anak-anak dua jam selesai. Gratis lagi,” imbuh Pak Lurah Irwan.

    Sedangkan di tempat lain, tepatnya di Baleagung, para peserta SMD membantu warga panen cabe. Salah satu peserta mengaku senang akan tetapi juga sedih, karena hari tersebut adalah hari teakhir SmS 2016. “Rasanya senang dan sedih sekali, senang karena ini pertama kali saya ikut metik cabe. Sedih karena besok SMD sudah selesai,” ujar Hilmi, salah satu peserta pemetik cabe.

    IMG_20160303_185229

    IMG_20160303_185256
    (Foto: Husen) Memanen Cabe

    Seperti yang diketahui, bahwa SMD 2016 berlangsung antara tanggal 29 Februari sampai dengan 4 Maret 2016.

    Reporter: Husen
    Editor: Fu

  • “ANDAI AKU MENJADI” PENJUAL PEMPEK

    “ANDAI AKU MENJADI” PENJUAL PEMPEK

    (foto: Husen) Seorang Peserta dengan Dagangan mereka
    (foto: Husen) Seorang Peserta dengan Dagangan mereka

    SMAIT IFBS. BALEAGUNG. Tampak siang itu beberapa remaja menggoreng makanan khas Palembang, yaitu Pempek. Mereka melakukannya bukan untuk mereka makan sendiri, akan tetapi untuk mereka jual kepada para pembeli disekitar mereka. Mereka adalah para peserta SMD 2016 yang membantu salah satu pedagang berjualan Pempek Palembang di dusun Pringapus. Kebetulan ada warga sekitar basecamp mereka yang berjualan pempek, dan mereka pun memutuskan untuk mencoba berlatih berdagang pempek. Ini tentunya bisa menumbuhkan jiwa kewirausahaan mereka. Terlebih ada mata pelajaran kewirausahaan yang mereka dapatkan di sekolah.

    (foto: Husen) Seorang peserta SMD sedang mencoba memasak Pempek
    (foto: Husen) Seorang peserta SMD sedang mencoba memasak Pempek

    Selain itu, ditempat lain, tepatnya di dusun Bono, terdapat beberapa peserta SMD yang belajar membuat Cilok, salah satu makanan khas Bandung. Mereka membantu Pak RT, yang memproduksi cilok, dalam membuat adonan mentah hingga menjadi cilok siap masak. Tentunya hal ini belum pernah mereka alami sebelumnya, dan ini akan menjadi pengalaman yang berharga bagi mereka dari SMD ini.

    photo744639607507888065
    (Foto: Husen) Seorang siswa sedang mebuat Cilok

     

    photo744639607507888062
    (foto: Husen) Pasca membantu Pak RT membuat Cilok

    Dengan mengalami hal-hal tersebut diatas, para peserta merasakan bagaiamana menjadi seorang pedagang pempek dan juga pembuat Cilok. Mereka merasakan dan mengalami prosesnya, tidak hanya sekedar menjadi konsumen saja. Selain itu, mereka juga bisa mengaplikasikan apa yang telah mereka dapatkan di kelas kewirausahaan di sekolah.  Semoga mereka mampu mengambil nilai dan hikmah dari apa yang mereka alami.
    [Fu]

  • BERMAIN DAN MENGAJI BERSAMA KAKAK SMAIT IF

    BERMAIN DAN MENGAJI BERSAMA KAKAK SMAIT IF

    (foto: Sumayyah Martono) Salah satu peserta SMD akhwat sedang menuntun anak TPQ mengaji AL Qur'an
    (foto: Sumayyah Martono) Salah satu peserta SMD akhwat sedang menuntun anak TPQ mengaji AL Qur’an

    SMAIT IFBS. Kab. Magelang. Keceriaan dan keseruan, hal yang kami tangkap saat melihat para peserta SMD 2016 berinteraksi dengan para anak-anak TPA/TPQ di masing-masing dusun mereka.

    Seusai kerja bakti membersihkan lingkungan, para peserta SMD 2016 ahwat di desa Maduretno, berkunjung ke salah satu TPQ untuk mengajak mereka bermain dan membantu mereka mengaji huruf al qur’an. Dengan masih menggunakan seragam lapangan PSIT, mereka menebar ilmu dan keceriaan di antara para anak-anak TPQ tersebut.
    20160301204355

    20160301204403
    (Foto: SUmayyah MArtono) Kegiatan akhwat SMD 2016 di TPA Desa Maduretno

    Hal serupa juga terjadi di salah satu dusun tempat SMD 2016 ihwan, dusun Kupen, Grabag.  Seusai berkegiatan pagi dan siang, mereka pergi ke tempat mengaji anak – anak. Saat kami kunjungi, mereka sedang mengajarkan kosa kata bahasa arab sederhana kepada anak-anak dusun tersebut. Salah satu peserta tampak mengajar dengan teknik menggambar.

    (foto: Fu) Siswa mengajar kosa kata bahasa arab
    (foto: Fu) Siswa mengajar kosa kata bahasa arab

     

    (Foto: Fu) Siswa menyambut kedatangan anak yang ingin ikut mengaji

    Reporter: Tim Humas dan Dokumentasi SMD 2016
    Editor: Fu

     

  • GURU MADRASAH JUNIOR DI SMD 2016

    GURU MADRASAH  JUNIOR DI SMD 2016

    photo744639607507888054
    (foto: Husen) Siswa SMAIT IF sedang mengajar Siswa dan siswi MI Ma’arif Kupen

    SMAIT IFBS. Kupen. Ada yang tampak berbeda di Madrasah Ibtidaiyah Ma’arif Kupen pada hari ketiga SMD 2016 ihwan. Jika biasanya pembelajaran di kelas madrasah tersebut dipimpin atau dilakukan oleh seorang guru madrasah, namun kali ini siswa peserta SMD 2016 lah yang melakukannya. Para siswa diberikan kesempatan untuk berinteraksi dengan anak-anak dengan memberikan pelajaran sederhana layaknya seorang guru. Hal ini adalah sebagi bentuk kontribusi para peserta SMD di bidang pendidikan. Lebih-lebih, melalui hal tersebut, peserta bisa berlatih memunculkan karakter kepemimpinan dan tanggung jawab.[]

     

    photo744639607507888059
    (foto: Husen) Pembelajran bersama siswa dan siswi MI Ma’arif Kupen

     

    photo744639607507888058
    (foto: Husen) Siswa dan Siswi MI Ma’arif Kupen Berfoto bersama Guru Junior dari SMAIT Ihsanul Fikri.

    reporter: Husen

    Editor: Fu

     

     

  • AKSI LAPANGAN PESERTA PADA HARI KE-2 SMD 2016 IHWAN

    AKSI LAPANGAN PESERTA PADA HARI KE-2 SMD 2016 IHWAN

    (foto: Husen) Siswa Menjemur Pipilan Jagung
    (foto: Husen) Siswa Menjemur Pipilan Jagung

    SMAIT IFBS. BALEAGUNG. Pagi yang cerah, udara dingin yang segar, mengawali hari kedua para siswa peserta SMD 2016 di Baleagung Grabag. Hal tersebut dilanjutkan dengan aktifitas mereka terjun ke masyarakat membantu pekerjaan warga desa.

    (foto: Husen) Salah satu peserta yang ngemes (memupuk) tanaman.
    (foto: Husen) Salah satu peserta yang ngemes (memupuk) tanaman.

    Para siswa yang berada di dusun Sudimoro, Ngaliyan dan Bono melakukan kerja bakti membersihkan lingkungan dusun. Sedangkan peserta yang berada di dusun Kupen, membantu warga melakukan ngemes (memupuk) tanaman jahe dan daud (mencabuti rumput disekitar) tanaman cabe yang sebentar lagi bisa dipanen.

    (foto: Husen) Siswa membersihkan lingkungan di SMD 2016
    (foto: Husen) Siswa membersihkan lingkungan di SMD 2016

    Lain halnya yang terjadi di dusun Gejayan, para peserta di dusun tersebut membantu warga mengangkut pasir untuk pembangunan salah satu rumah warga di dusun Gejayan. Di dusun Ngaliyan, peserta yang di dusun tersebut membantu mipili jagung (memisahkan biji jagung dari batangnya) yang selanjutnya akan di jemur.

    IMG-20160301-WA0043-01

    (foto: Husen) Para peserta membantu pembangunan rumah salah satu warga dusun.
    (foto: Husen) Para peserta membantu pembangunan rumah salah satu warga dusun.

    IMG-20160301-WA0124-01

    (foto: Husen) Para siswa SMD menjemur pipilan jagung.
    (foto: Husen) Para siswa SMD menjemur pipilan jagung.

    Peserta yang terjun di dusun Baleagung, melakukan tanam padi bersama. Sebaliknya, peserta yang ada di dusun Pringapus, melakukan cabut tanaman pohon jagung.

    IMG-20160301-WA0121-01

    (foto: Husen) Siswa membantu menanam padi.
    (foto: Husen) Siswa membantu menanam padi.
    (foto:Husen) Siswa membantu mencabut batang pohon jagung kering yang telah dipanen.
    (foto:Husen) Siswa membantu mencabut batang pohon jagung kering yang telah dipanen.

    Berbagai kegiatan tersebut harapannya mampu melatih jiwa sosial para siswa yang ikut dalam SMD 2016.

    Reporter: Husaen
    Editor: Fu

  • SIAP BERKHIDMAT: SERAH TERIMA PESERTA IKHWAN SMD 2016

    SIAP BERKHIDMAT: SERAH TERIMA PESERTA IKHWAN SMD 2016

    image
    (foto: Husen) Ibu Kepala Sekolah SMAIT IF bersama Kepala Desa Baleagung.

    SMAIT IFBS. GRABAG. Setiba peserta ikhwan sampai di lokasi SMD 2016, mereka langsung mengikuti acara Penerimaan oleh aparatur desa. Penerimaan peserta SMD ikhwan diserahkan langsung oleh ibu kepala sekolah Dra. Nur Cahyo dan diterima langsung oleh kepala desa Baleagung disaksikan oleh para kadus, panitia smd dan sebagian peserta SMD.

    image

    image
    (foto: Husen) Peserta yang mengikuti Sersh Terima.
    image
    (foto: Husen) Para Kadus dan Aparatur Desa Baleagung

    Acara ini dilaksanakan dibalaidesa desa Baleagung. Setelah acara serah terima selesai para peserta SMD menuju ke dusun masing masing guna berkontribusi dan berkhidmat untuk masyarakat sekitar.

    image

    image
    (foto: Husen) Penyerahan ke rumah warga sebagai basecamp kegiatan salah satu Dusun.

    Adapun dusun yang dijadikan sarana khitmad kegiatan smd kali ini adalah. Dusun Kupen, Baleagung, Sidomoro, Ngaliyan, Bono, Gejayang.

    Reportase: Husaen Sastra
    Editor: Fu.