Blog

  • HARUS FOKUS WALAUPUN MASIH TERINFUS

    SMAIT IFBS. Mungkid.Perjuangan dalam UN 2016 tampak belum berhenti hari itu, 11 dan 12 April 2016, bagi beberapa siswi SMAIT IF yang sebelumnya melewatkan pelaksanaan pengerjaan soal UN 2016 dikarenakan sakit. Ada tiga peserta UN yang tidak bisa mengikuti pada hari pelaksanaan yaitu Salma dikarenakan diare akut, kemudian Setyorini dan Afifah dikarenakan demam tinggi. Pada hari kedua pelaksanaan UN 2016, Afifah sempat mengikuti mata pelajaran pertama yang diujikan, akan tetapi pada jeda istirahat suhu tubuhnya naik drastis. Sedangkan Setyorini sempat berangkat akan tetapi harus kembali dikarenakan kondisinya yang semakin memburuk pada hari kedua. Selma sendiri tidak mengikuti pada hari pertama, akan tetapi dihari kedua dan ketiga, bisa memaksakan diri untuk ikut. Pada hari ketiga, alhamdulillaah, semua peserta bisa mengkuti pelaksanaan UN 2016.

    (Foto: Fu) Siswi SMAIT IF mengerjakan soal UN 2016 susulan dengan terpasang infus.
    (Foto: Fu) Siswi SMAIT IF mengerjakan soal UN 2016 susulan dengan terpasang infus.

    Sebagai konsekuensi, Salma, Setyorini dan Afifah harus mengikuti ujian susulan. Salma pada hari pertama UN Susulan dan Setyorini serta Afifah pada hari ke-2. Dengan kondisi yang apa adanya, mereka pun mengikuti UN susulan. Tampak Salma mengerjakan UN susulan dengan Infus yang masih terpasang karena masih dalam proses perawatan.

    Semoga mereka dan juga kawan-kawannya mendapatkan hasil yang terbaik.

     

    []

     

    Fu

     

  • ALHAMDULILLAH, MAJU TINGKAT KABUPAPTEN

    (Foto: Fu) Persiapan Lomba MTQ
    (Foto: Fu) Persiapan Lomba MTQ

    SMAIT IFBS. MUNGKID. Pada hari selasa, 5 April 2016 kemarin, kontingen SMAIT IF mengikuti lomba MTQ tingkat Kecamatan. Lomba tersebut digelar, guna mendapatkan wakil Kec.Mungkid untuk maju ke tingkat Kabupaten. Alhamdulillaah, beberapa anggota kontingan dari SMAIT IF menyabet beberapa kategori.

    Juara MTQ Pelajar Tingkat Kec Mungkid 2016 dari SMAIT IF

    Affif Fauzi Faruq Juara 1 Cabang Tilawah

    Zulfa Nur Rokhisa Juara 2 Cabang Tilawah

    Hanif Alfian Juara 2 Cabang Tilawah dan Tahfidz 5 Juz

    Nabila Qoulan Sadida Juara 1 Cabang Tilawah dan Tahfidz 5 Juz

    Hanifah Nurul Shodiqoh Juara 2 Cabang Tilawah dan Tahfidz 5 Juz

    Nabilah Noor Indrastata delegasi Cabang Tahfidz 20 Juz.

    Demikian sedikit laporan dari Lomba MTQ tingkat Kec.Mungkid. Mohon doanya bagi yang berhasil maju tingkat Kabupaten untuk mendapatkan hasil yang terbaik. Syukron.

    reporter: Zaimatul()

  • GERAKAN ANTI NARKOBA, SUDAH TRADISI KAMI

    SMAIT IF dukung penuh program Kab. Magelang Anti Narkoba 31 Maret 2016
    SMAIT IF dukung penuh program Kab. Magelang Anti Narkoba 31 Maret 2016

    SMAIT IFBS.MUNGKID. Seperti yang diketahui bersama bahwa padall  utanggal 31 Maret 2016 kemarin, Pemerintah Kab.Magelang bersama Dinas Pendidikan mencanangkan Gerakan Kabupaten Magelang Anti Narkoba, di SMP/MTS, SMA/SMK/MA seluruh Kabupaten Magelang.

    IMG_20160403_113617
    Surat Keterangan Bebas Narkoba sebagai syarat pendaftaran PPDB SMAIT IF

     

    Terkait hal tersebut, tentu saja SMAIT Ihsanul Fikri mendukung penuh dengan dicanangkannya program Anti Narkoba tersebut. SMAIT IF merupakan sekolah yang aktif dalam program Anti Narkoba. Hal ini dapat dilihat dari dipersyaratkannya Surat Keterangan Bebas Narkoba bagi para pendaftar dalam Penerimaan Peserta Didik setiap tahunnya. Oleh karena itu, merupakan hal yang wajar kalau SMAIT IF menyambut pencanangan program tersebut dengan senang hati karena sebelumnya pun SMAIT IF termasuk tengah aktif dalam program Anti Narkoba.

    (fu)

  • SEMPAT INGIN SUDAHI SEMUA, TAPI INI PILIHANKU

    image

    SMAIT IFBS. MUNGKID. Setelah sebelumnya ada Hajar dan Churfatul, kini alhamdulillah bertambah satu lagi alumni SMAIT IF yang berhasil menyelesaikan setoran hafalan Qur’annya 30 Juz di Pondok Quran. Dia adalah Iffah Fathan Salsabila, alumni SMAIT IF generasi ke-4 yang berasal dari Temanggung, jawa tengah. Berbagai hal mewarnai proses hafalan Qur’annya. Seperti apa, berikut adalah cerita dari Iffah untuk anda semua sebagai hasil dari wawancara kami.

    Assalamualaikum.
    Saya sangat bahagia mendapat kesempatan hebat untuk memuja-Nya.
    Pada setiap titian yang saya anggap sedikit membosankan. Terlebih ketika melewati ayat ayat tentang syurga dan neraka. Rasanya seperti orang gila karena sedikit-sedikit tersenyum membayangkan kebahagiaan di syurga. Kemudian baru sepersekian detik berlalu, air mata meleleh demi melewati ayat-ayat tentang adzab.

    Bahkan terkadang, rasa rasanya ingin menyudahi saja semuanya. Tapi lagi-lagi, seperti ada yang memanggil untuk menyelesaikan apa yang sudah menjadi pilihan. Kata ibu, “Dulu Kamu yang memilih, Kamu tidak punya alasan untuk putus di tengah jalan!”

    Dan pada akhirnya, Allah menghendaki 19 maret 2016 adalah waktu yang pas untuk menyelesaikan setoran hafalan saya. Tepatnya ketika senja mulai menyeruput awan-awan hitamnya. Kala itu air mata membanjir seakan tak mau ditahan. Satu satunya doa yg terpanjat adalah, ” Ya Allah… Istiqomahkan aku bersama Kalam-Mu… Aamiin.”

    Iffah Fathan Salsabila
    Alumni SMAIT IF Generasi ke-4.

    Begitulah cerita singkat tentang perjalanan Iffah dalam menghafalkan Qur’an. Berat, akan tetapi jika terus menerus dan pantang menyerah, ternyata…. BISA. []

    (Reporter: Hajar K)
    (Editor: Fu)

  • SETELAH KE CHINA, KINI KE JEPANG

    image
    (Foto: Fu) Hirzi memulai sharing pengalaman dihadapan jamaah sholat jumat.

    Setelah ke China, kini ke Jepang

    SMAIT IFBS. MUNGKID. Tepat seusai sholat Jum’at berjama’ah di Masjid Mujahidin Ihsanul Fikri Pabelan pada 26 Maret 2016, salah satu alumni SMAIT IF dari generasi ke-3 berkesempatan untuk memberikan motivasi dan sharing pengalaman kepada para siswa SMAIT dan SMPIT Ihsanul Fikri.

    image
    (Foto: Fu) Hirzi memberikan semangat kepada siswa SMP dan SMAIT IF

    Dia adalah Ahmad Hirzi FT alumni yang saat ini sedang menempuh pendidikan S1 di UNS Surakarta. Kedatangannya adalah dalam rangka meminta restu kepada para ustadz dan ustadzah Ihsanul Fikri agar diberi kelancaran dalam presentasi karya ilmiahnya di Jepang. Pada sore hari itu juga dia bersama teman-temannya akan bertolak ke Jepang untuk mempresentasikan karya ilmiahnya yang berjudul “Stigma on Schizophrenics in “Griya PMI Peduli”, Surakarta, Indonesia.”

    Dalam bebagi pengalaman dan motivasinya, dia menyampaikan bahwa modal utama untuk meraih keberhasilan adalah Greget. Kemudian merubah Greget menjadi tenaga dalam usaha meraih sukses. Dia juga menanyakan kepada adik-adiknya, mau jadi apa mereka diantara 7 milliar orang di dunia ini, apakah debu, pasir, kerikil, atau apa? Hal itulah yang memotivasinya untuk terus berprestasi.

    Salah satu siswa ada yang bertanya kepadanya, apa kunci sukses mampu berbahasa inggris. Dia pun menjawab,” Bahasa inggris bagus karena latihan.  Kemudian, kembali ke niat. Sebrapa besar niatnya. Harus ada niat yg besar. Niat, latihan dan jangan malu. Bahasa adalah Kunci Dunia.”

    Seperti yang kita ketahui bersama bahwa Hirzi telah menyelesaikan program pertukaran pelajar yang berlangsung selama 6 bulan di negeri tirai bambu, China. []

    (Fu)

  • SARASEHAN BERSAMA ORANG TUA MURID KELAS 12

    (Foto: Fu) Sebagian orang tua siswa yang mengikuti Sarasehan

    SARASEHAN BERSAMA ORANG TUA MURID KELAS 12

    SMAIT IFBS. MUNGKID.  Dalam rangka menuju kearah yang lebih baik, SMAIT Ihsanul Fikri menggelar acara Sarasehan  sebagai media diskusi dan sharing antara sekolah dan orang tua siswa siswi SMAIT IF. Acara in merupakan rangkaian kegiatan dari agenda Mabit dan Doa Bersama Jelang Ujian Nasional  bersama orang tua kelas 12. Acara berlangsung dari pukul 6.30 sampai dengan selesai pada hari Ahad 27 Maret 2016.

    (Foto: Fu) Salah satu orang tua murid kelas 12 memberikan masukan dalam sarasehan

     

    (Foto: Fu) Ustadz Umar selaku Waka Kesiswaan dalam acara sarasehan bersama orang tua siswa kelas 12

    Dalam sarasehan tersebut, beberapa dari orang tua siswa menyampaikan masukan-masukannya kepada sekolah. Salah satu yang menjadi sorotan utama adalah terkait penggunaan bahasa asing dalam keseharian di lingkungan Ihsanul Fikri. Kemudian ada pula yang menyampaikan rasa terima kasih peserta kepada sekolah terkait pembinaan dan perhatian yang telah pihak sekolah berikan sehingga  putra atau putri mereka memiliki karakter seperti  yang mereka harapkan.

    (Foto: Fu) Kepala Sekolah (kiri) memimpin acara sarasehan bersama orang tua kelas 12

    Sarasehan bersama tersebut dipimpin langsung oleh kepala sekolah dan dihadiri oleh beberapa wakil kepala sekolah sebagai pendampingnya.

     

     

  • SOSIALISASI VISI MISI dan TUJUAN SMAIT IHSANUL FIKRI

    (Foto: Fu) Sosialisasi Visi dan Misi SMAIT Ihsanul Fikri

    SOSIALISASI VISI MISI dan TUJUAN SMAIT IHSANUL FIKRI

    SMAIT IFBS. MUNGKID. Bersamaan dengan Pelaksanaan Mabit dan Doa Bersama Jelang Ujian Nasional pada 26 maret 2016, kepala SMAIT Ihsanul Fikri, Dra. Nur Cahyo Hidayati, melakukan sosialisasi visi dan misi SMAIT Ihsanul Fikri. Acara ini digelar sebagai salah satu upaya dalam menyebarkan dan mempublikasikan visi misi lembaga kepada masyarakat luas. Harapannya dengan mengetahui visi dan misi ini, masyarakat pada umumnya dan peserta pada khususnya, tahu dan paham akan gerak dan arah dari lembaga SMAIT Ihsanul Fikri dimana mereka menyekolahkan anak mereka.

    (Foto: Fu) Ibu Kepala Sekolah SMAIT Ihsanul Fikri mensosialisasikan Visi dan Misi SMAIT IF dalam rangkaian kegiatan Mabit dan Doa Bersama Jelang Ujian Nasional 2016.

    Adapun Visi SMAIT Ihsanul Fikri adalah:

    Pencapaian Prestasi yang tinggi, memiliki Akhlak yang Mulia, mendapatkan bekal Iman dan Taqwa.

    Kemudian Misi SMAIT Ihsanul Fikri adalah:

    Menyelenggarakan pendidikan Menengah Atas yang mengintegrasikan ilmu qauliyah dan kauniyah, iman, ilmu serta amal, ruhiyah dan jasadiyah dalam lingkungan pendidikan yang aman, nyaman dan islami.

    > Meyelenggarakan pendidikan Menengah Atas untuk menghasilkan lulusan yang beraqidah lurus, beribadah dengan benar, berakhlak mulia, berfikir ilmiah, berkepribadian mandiri, kreatif, disiplin, serta berbadan sehat, kuat dan terampil.

    Mewujudkan generasi muda muslim berilmu pengetahuan, berwawasan luas dan global, bermanfaat bagi umat, serta kejayaan islam dan kaum muslimin.

    Selanjutnya, Tujuan SMA Islam Terpadu Ihsanul Fikri Mungkid adalah:

    a.Membina, membimbing, dan membentuk peserta didik agar memiliki kepribadian yang islami.
    b.Mendidik dan melatih peserta didik agar memenuhi standar kompetensi kenaikan dan kelulusan yang telah ditetapkan.
    c.Membekali peserta didik agar mampu melanjutkan ke perguruan tinggi.

    Sehingga peserta didik diharapkan memiliki karakter sebagai berikut :
    a.Aqidah yang bersih
    Meyakini Allah SWT sebagai Pencipta, Pemilik, Pemelihara dan Penguasa alam semesta dan menjauhkan diri dari segala pikiran, sikap dan perilaku bid’ah, khurafat dan syirik.
    b.Ibadah yang benar
    Terbiasa dan gemar melaksanakan ibadah yang meliputi : sholat, shaum, tilawah Al Qur’an, dzikir, dan doa sesuai petunjuk Al Qur’an dan AsSunnah.
    c.Pribadi yang matang
    Menampilkan perilaku yang santun, tertib dn disiplin, peduli terhadap sesama dan lingkungan serta sabar, ulet dan pemberani dalam menghadapi permasalahan hidup sehari-hari.
    d.Mandiri
    Mandiri dalam memenuhi segala keperluan hidupnya dan memiliki bekal yang cukup dalam pengetahuan, kecakapan dan keterampilan dalam usaha memenuhi kebutuhan nafkahnya.
    e.Cerdas dan berpengetahuan
    Memiliki kemampuan berfikir yang kritis, logis, sistematis dan kreatif yang menjadikan dirinya berpengetahuan luas dan menguasai bahan ajar dengan sebaik-baiknya, dan cermat serta cerdik dalam mengatasi segala problem yang dihadapi sehingga mampu meraih berbagai macam prestasi.
    f.Sehat dan kuat
    Memiliki badan dan jiwa yang sehat dan bugar, stamina dan daya tahan tubuh yang kuat, serta keterampilan beladiri yang cukup untuk menjaga diri dari kejahatan pihak lain. Dengan fisik yang bugar pula sebagai bekal meraih berbagai macam prestasi.
    g.Bersungguh-sungguh dan disiplin
    Memiliki kesungguhan dan motivasi yang tinggi dalam memperbaiki diri dan lingkungannya yang ditunjukkan dengan etos dan kedisiplinan kerja yang baik.
    h.Tertib dan cermat
    Tertib dalam menata segala pekerjaan, tugas dan kewajiban; berani dalam mengambil resiko namun cermat dan penuh perhitungan dalam melangkah.
    i.Efisien
    Selalu memanfaatkan waktu dengan pekerjaan yang bermanfaat, mampu mengatur jadwal kegiatan sesuai dengan skala prioritas.
    j.Bermanfaat
    Peduli kepada sesama dan memiliki kepekaan dan keterampilan untuk membantu orang lain yang memerlukan pertolongan.

    Kesemua itu tersarikan dalam selogan atau jargon dari SMAIT Ihsanul Fikri yaitu:

     Qurani, Prestatif, dan Kontributif

    ()

    (Fu)

  • TANGIS DAN PELUK WARNAI MABIT BERSAMA ORANG TUA SISWA

    (foto: Fu) Antusiasme Peserta Mabit dan Doa Bersama Orang tua Kelas 12 jelang Ujian Nasional

    TANGIS DAN PELUK WARNAI MABIT BERSAMA ORANG TUA SISWA

    SMAIT IFBS. Mungkid. Bertempat di Aula SMAIT Ihsanul Fikri, acara yang bertajuk Mabit dan Doa Bersama Orang Tua Kelas 12 berjalan dengan lancar. Acara yang berlangsung selama 2 hari 1 malam tersebut, tepatnya dari tanggal 26 sd 27 Maret 2016, diikuti oleh siswa siswi kelas 12 bersama dengan orang tua mereka.

    (Foto: Fu) Ustadz Usep yang akrab disapa Kang Usep, mengisi Mabit dan Do’a Bersama Orang Tua Siswa

    Acara ini digelar sebagai salah satu persiapan untuk menghadapi Ujian Nasional 2016 April mendatang. Selain itu, juga untuk mendekatkan hati antara para siswa dengan orang tua mereka, yang selama ini tentunya jarang bersama dikarenakan mereka harus tinggal di Asrama. Hampir sekitar 75% orang tua hadir dalam kesempatan tersebut.

    (Foto: Fu) Peserta yang berasal dari Papua dan Jawa Timur

    Acara tersebut beberapa rangkaian kegiatan seperti Sosialisasi Visi & Misi Sekolah, Taujih Motivasi, Qiyamulail Berjama’ah, dan Sarasehan Wali Murid pada pagi hari selanjutnya. Pada sesi taujih Motivasi dan Doa Bersama, Ustadz Usep Badruzzaman yang juga seorang trainer, berhasil membangkitkan suasana baik haru maupun ceria. Beliau mengawali sesi tersebut dengan permainan kecil yang mampu mendatangkan tawa dan antusiasme baik siswa siswi maupun para orang tua mereka. Sampai pada akhirnya memasuki sesi inti, dimana siswa dan orang tua mereka diberikan untuk berbicara dari hati ke hati, tentang rencana kedepan yang akan mereka lalui. Keakraban dan kedekatan serta kehangatan nampak dan terasa antara orang tua dan siswa. Pemandangan yang sangat jarang terlihat yang mungkin pula mereka jarang rasakan.

    (Foto: Fu) Siswa dan orang tuanya diminta untuk menuliskan keinginannya di udara

    Kemudian obrolan dan curhat antara mereka dilanjutkan dengan permintaan restu dan maaf dari siswa siswi kepada orang tua mereka. Suasana hangat, akrab, dan haru yang ada sebelumnya, pecah menjadi tangisan dan hujan air mata. Terlihat seolah para siswa dan orang tua mereka saling meminta maaf atas segala yang telah mereka lalui. Mereka saling berpelukan tanda bahwa suasana hati – ke hati sedang berlangsung diantara mereka.

    (Foto: Fu) Salah seorang orang tua, memeluk putrinya dengan haru pada acara Mabit dan Doa Bersama

     

    (Foto: Fu) Salah seorang siswi peserta mabit dipeluk oleh ayah dan ibunya dalam Mabit dan Doa Bersama

     

    Sesi taujih motivasi diakhiri dengan doa bersama. Suasana pun berubah menjadi khusuk dan penuh harap akan keberhasilan anak – anak dalam ujian nasional nanti, seleski perguruan tinggi, serta perubahan kearah yang jauh lebih baik lagi.

    Perlu diketahui bersama, bahwa acara Mabit dan Doa Bersama Orang tua kelas 12 tersebut, adalah kali pertamanya diadakan.

    (Fu)

  • SHOLAT GERHANA BULAN DI IHSANUL FIKRI

    img_20160323_185235_hht.jpg
    (Foto:Fu) Masjid Mujahidin Saat Rangkaian Acara Sholat Gerhana Bulan 23 maret 2016.

    Bertempat di Masjid Mujahidin Baru, setelah usai sholat maghrib,  siswa dan siswi baik SMPIT maupun SMAIT mengikuti sholat Gerhana Bulan bersama. Hal ini dikarenakan, pada waktu tersebut, tengah berlangsung gerhana bulan Penumbra, tepatnya pada Rabu, 23 Maret 2016, mulai pukul pukul 16.36 WIB, dan mencapai puncaknya

     

    pada pukul 18.47 WIB, serta berakhir pada pukul 20.57 WIB.

    image

    Acara diawali dengan iftor bersama puasa sunnah Ayyamul Bidh, dilanjutkan sholat maghrib berjamaah, dan kemudian sholat gerhana bulan. Kemudian penyampaian Khutbah oleh Ustadz Kasban, Lc.

    Adapun imam pada sholat gerhana bulan kali ini ada ustadz Nasir Al Hafidz. ()

    Fu.

  • KISAH si NANA, sang Hafidzah dari Atmosfer.


    fb_img_1458519552794.jpg

    “Alhamdulillah, telah lahir Hafizhah Pondok Quran ke-70, Alumni SMAIT Ihsanul Fikri Angkatan ke-3, yaitu “CHURFATUL JANNAH, AlHafizhah” sudah menyelesaikan setoran hafalannya pada tanggal 11 Maret 2016,” adalah status halaman SMAIT IF yang diunggah setelah salah satu alumni ketiga SMAITIF, berhasil menyelesaikan setoran 30 juznya.

    Nana (Sapaan akrabnya) lahir di Bantul, pada 20 April 1995 dan telah menyelesaikan setoran hafalannya selama kurang lebih 1 tahun 8 bulan 11 hari.

    Nana mengungkapkan, ketika menghafal dalam setiap langkahnya pasti ada rasa bosan, malas, atau greget. Akan tetapi, semua itu adalah rintangan yang harus dilalui. Karena semakin bertambah hafalan, maka semakin besar ujian yang ada.
    Dengan ijin Allah, saya pun bertekad dengan kunci kesabaran, semangat, dan keyakinan bahwa saya pasti bisa.

    Alhamdulillah, awalnya di perkirakan oleh Ustadzah saya kalau saya akan selesai menyetorkan hafalan 30 juz pada hari sabtu. Tapi subhanalloh, dengan kekuasaan Allah
    hari jum’at pun saya selesai menyetorkan hafalan 30 juz.

    Alhamdulillah, dengan rasa syukur timbul kebahagiaan. Terlebih lagi, ketika umi saya menelepon, umi kanget,
    terkejut, serta menangis, Umi pun berkata, “Subhanallah mbak, umi dan abi ridho. Semoga berkah, aamiiin.”

    Saya berpesan kepada adik – adikku di Ihsanul Fikri, terutama kelas 12, untuk tetap semangat.
    Keinginan demi keinginan hanya akan berhenti sebagai angan- angan.
    Keinginan itu hanya akan nyata bila kita berusaha mewujudkannya melaui program dan amalan.()

    Churfatul Jannah Al Hafidzah,
    Alumni SMAIT Ihsanul Fikri, Atmosfer (generasi ke-3)