💐💐💐💐💐 Alhamdulillah, Barakallah kepada ananda Masnarika Hasliani Putri dari kelas 12 MIPA 3, yang telah menyelesaikan setoran hafalan ziyadah 30 juz pada hari Jumat, 11 Oktober 2019 pukul 20.35.
Semoga Allah istiqomah kan ananda untuk menjaga Al-Quran, mentadabburi, serta mengamalkan nya.
Aamiin allahumma aamiin..
💐💐💐💐💐
Blog
-
Masnalika Hasliani Putri Selesaikan Setoran Hafalan 30 Juz
-
Kejuaraan Taekwondo Se-Eks Karesidenan Kedu: SMA IT Ihsanul Fikri Raih 6 Medali

Barakallah, kabar bahagia datang dari siswa-siswi kita yang telah berhasil menyabet medali emas, perak, dan perunggu dalam Kejuaraan Taekwondo Dispora Kabupaten Magelang Cup V Tahun 2019 se-Magelang Raya (Eks Karesidenan kedu) pada tanggal 4-6 Oktober 2019.
Putra:
Juara I a.n Juldan Makarim (XII IPS2)
Juara II a.n Renaldi Rasyid (XII IPS2)
Juara III a.n Ilham Sultan Malik (XI IPS2)
Putri:
Juara I a.n Nabila Azzahra (X IPS 4)
Juara II a.n Abla Afifah (XI IPS3)
Juara III a.n Safira Khoirunnisa (XI IPS4)✊Semangat istiqomah, semangat menebar inspirasi, semangat berprestasi.
salam #qurani #prestatif #kontributif #smaitifbs
-
Pelantikan Pengurus Organisasi SMA IT Ihsanul Fikri Akhwat
(29/8/2019) ‘Kontributif’ adalah salah satu visi sekolah kami tercinta SMA IT Ihsanul Fikri. Kontributif merupakan harapan besar sekolah agar kami – para siswa – dapat berkontribusi baik di dalam sekolah maupun masyarakat. Salah satu program unggulan sekolah yang bertujuan menjadi sarana siswa dalam berkontribusi adalah organisasi. Para siswa yang memasuki tahun kedua di SMA IT Ihsanul Fikri wajib mengemban amanah organisasi selama setahun. Senin, 29 Juli 2019 menjadi saksi pelantikan pengurus organisasi akhwat SMA IT Ihsanul Fikri masa jihad 2019/2020 yang dilaksanakan di GOR H. Asy’ari. Dengan begitu amanah yang telah diemban oleh angkatan 9 telah berpindah ke angkatan 10 yang saat ini menduduki kelas dua SMA.
Pembacaan naskah keputusan dibacakan oleh Bapak Yanwar Ibnu Hanif selaku pembina upacara pelantikan, menggantikan Kepala Sekolah yang sedang melaksanakan haji. Suasana berlangsung khidmat dan penuh haru. Mengingat bahwa menjadi seorang organisator tidak lah mudah. Amanah bisa membawa kita ke surga ketika kita sanggup menjalankan dengan baik namun amanah juga bisa mengantarkan kita ke neraka apabila kita lalai dalam menjalankannya. Puncak upacara pelantikan yang ditunggu-tunggu adalah penyematan pin organisasi dari perwakilan ketua organisasi dan ketua divisi organisasi yang sebelumnya kepada ketua organisasi dan ketua divisi organisasi yang baru dilantik. Sontak para siswa kelas tiga melaksanakan sujud syukur sebagai wujud syukur mereka atas tuntasnya amanah yang telah berjalan selama satu tahun lalu.
Selepas itu Pak Hanif selalu pembina upacara menyampaikan amanat yang berintikan ucapan terimakasih kepada organisator masa jihad 2018/2019 dan harapan kepada penerus organisasi selanjutnya agar dapat menjalankan amanah dengan baik dari sebelumnya. Regenerasi seperti ini mengajarkan para siswa bahwa estafet kepemimpinan dalam suatu organisasi diperlukan demi keberlangsungan organisasi itu sendiri.
Walakhir, purna organisator sebelumnya yang notabene sudah menginjak tahun ketiga masa SMA dapat lebih memfokuskan prioritas mereka pada sederet agenda di tahun ajaran terakhir ini. Untuk organisasi masa jihad 2019/2020 semoga selalu sukses dan senantiasa diberkahi.
(Ed/Zah)
-
Gerakan Taqarrub Ilallah Spesial Ramadan
(25/5/2019) Tepat sehari sebelum jadwal kepulangan para santri, Keluarga Besar Ihsanul Fikri menggelar acara yang bertajuk Gerakan Taqarrub Ilallah Spesial Ramadan sebagai bagian dari kegiatan Kampus Ramadan 1440 H.

Santri akhwat pada saat acara (dok. pribadi) Acara yang bertempat di Lapangan Basket Akhwat ini diikuti oleh seluruh santri putra dan putri Ihsanul Fikri. Setelah dibuka oleh MC, pembacaan Alquran oleh salah satu santri putra menjadi agenda selanjutnya. Dan diteruskan dengan tausiyah oleh Ustadz Hanafi Yusya. Beberapa poin penting materi mengenai Ramadan yang disampaikan oleh Ustadz Hanafi adalah bahwa puasa adalah perintah langsung dari Allah SWT untuk mencapai derajat taqwa. Selain itu, penyebab manusia tidak bertaqwa adalah peran iblis dan juga hawa nafsu. Selanjutnya, pada bulan ramadan ini kita dianjurkan untuk memperbanyak membaca ‘Allahumma inni ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fuanni’

Tausiyyah oleh Ustadz Hanafi (Dok. pribadi) Acara selanjutnya adalah pembacaan doa diikuti penutupan. Kegiatan yang dilaksanakan pada menjelang magrib itu lalu berakhir dengan lantunan adzan merdu oleh muadzin dari kelas tujuh bernama Fikar yang juga diikuti dengan buka puasa bersama dan shalat magrib berjamaah.

Lantunan adzan merdu oleh Fikar ( dok. pribadi ) Tak cukup sampai situ salat isya dan tarawih berjamaah juga dilaksanakan di lapangan basket tersebut dan juga salat tahajjud, sahur, dan salat shubuh berjamaah pada keesokan harinya
Semoga amalan ibadah ramadan kita senantiasa diberkahi oleh Allah SWT. Aamiin.
(Zah/Wils)
-
The Conquerors
(23/05/2019) “Aku dan kamu menjadi kita, kita bersama menjadi kuat”. Sebagai program kerja terakhir masa kepengurusan OSIS masa jihad 2018/2019, OSIS SMAIT Ihsanul Fikri berkolaborasi dengan Rohis SMAIT Ihsanul Fikri, Forum OSIS Magelang, Forum OSIS Jawa Tengah, Forum OSIS Nusantara, FOKSIT Jateng-DIY, dan Kampus Ramadhan Ihsanul Fikri mengadakan acara bertajuk ‘The Conquerors: Semangat Menebar Kebaikan, Semangat Meraih Keberkahan’. Diselenggarakan pada tanggal 23 Mei 2019 pukul16.30, bertempat di GOR H.Asy’ari, dan diikuti oleh santri kelas 7,8,10, dan 11 ikhwan-akhwat.
Dibuka dengan hiburan nasyid dari Imagine Vocal Play yang selalu dengan hati terbuka mengawali berbagai event di Ihsanul Fikri. Dilanjutkan dengan pembukaan oleh MC, tilawah, dan sambutan pertama oleh Ketua Panitia: Faqih Wahid Haris. Lalu sambutan kedua oleh Kepala Sekolah SMAIT Ihsanul Fikri yang diwakilkan oleh Waka Kesiswaan Ustadz Yanwar Ibnu Hanif.
Masuk pada acara inti, yaitu talkshow dengan moderator Muhammad Ghozi Alfaiz, Ketua OSIS Masa Jihad 2018/2019 yang juga Departemen Program Kerja Forum OSIS Nusantara. Pembicara dalam talkshow adalah Kak Shofan Mujahid, Presiden OSIS SMAIT Nur Hidayah 2017/2018, Ketua Umum Forum OSIS Jawa Tengah, dan Ketua Forum OSIS Nusantara. Muda dan enerjik, mungkin itu adalah 2 kata yang sangat cocok untuk mendeskripsikan sosok Kak Shofan yang memiliki visi hidup ‘Jangan terlambat untuk berkarya’.

Sesi materi yang dipandu moderator (Sie Dokumentasi Acara) Dalam talkshow ini, Kak Shofan mengambil inspirasi dari Muhammad Alfatih, Sang Penakluk Konstantinopel. Ia mengatakan, “Kita tidak akan seperti Alfatih kalau kita cuma jadi keping-keping peradaban! Apalagi kalau sampai tidak mau mempelajarinya!”. Kak Shofan menuturkan, ada 3 cara untuk menjadi pemuda yang unggul. Yang pertama, start awal! Tetapin tujuan hidup agar kita tidak tersesat. Yang kedua, tetapin point tujuan kita di dunia dan juga akhirat. Jangan sampai hanya mengejar dunia, tapi akhirat terlupakan. Dan yang ketiga, jangan pernah mengkhianati proses. Kalau dari proses saja kita sudah berkhianat, bagaimana hasil akan mendukung kita?
Pemuda keren itu pilihan, tapi pemuda bermanfaat adalah suatu keharusan. Kita adalah pemuda berhati bersih dan berjiwa kuat. Itulah kesimpulan dari talkshow bersama Kak Shofan.
Acara selanjutnya, adalah penyerahan kenang-kenangan oleh ketua panitia, Faqih Wahid Haris, dan moderator, Muhammad Ghozi Alfaiz. Tentu saja, tak lupa dengan berfoto bersama.

Penyerahan kenang-kenangan (Sie Dokumentasi Acara) Acara terakhir yaitu penutup dan buka puasa bersama. Meski hanya sebentar, tapi acara ini sangat membekas di hati para audiens. Semoga bisa diambil hikmahnya ya.
(Shua/Zah)
-
Kajian Ramadan bersama Ustadz Riyadush Sholihin
(20/05/2019) Menjelang malam Nuzulul Qur’an, amat baik dan bermanfaatnya waktu kita untuk menuntut ilmu. Menghadiri kajian bisa menjadi salah satu alternatif untuk menuntut ilmu. Dengan salah satu manfaat tersebut, Pondok Pesantren Ihsanul Fikri mengundang Ustadz Riyadush Sholihin, ketua umum Markaz Alquran Indonesia, untuk mengisi acara kajian ramadan pada Senin, 20 Mei 2019. Acara ini diikuti oleh santri kelas 7, 8, 10, dan 11 ikhwan-akhwat. Bertempat di GOR H.Asy’ari.
Dibuka oleh MC, acara dimulai pada jam 16.45 WIB. Diawali dengan pembukaan yang dilanjutkan dengan tilawah Alquran. Masuk pada acara inti, yaitu kajian membahas tentang keyakinan pada Allah dan Rasul-Nya.
Ada dua point yang bisa diambil dari kajian Ustadz Riyadush Sholihin. Pertama, kita harus yakin pada Allah dan Rasul-Nya tanpa keraguan sedikit pun dalam hati. Kalau kita belum meyakini Allah dan Rasul-Nya, maka kualitas iman kita perlu dipertanyakan kondisinya. Kedua, sesuatu yang mustahil bisa kita lakukan jika kita yakin. Tak ada yang mustahil bagi Allah jika kita yakin. Semua bisa kita lakukan jika itu sudah dikehendaki Allah.
Selesai kajian, acara lanjut dengan buka bersama. Kemudian shalat Magrib, ikhwan di Masjid Mujahidin dan akhwat di GOR. Terakhir, shalat isya dan tarawih berjamaah di GOR. Semoga dengan adanya kajian ini, ilmu kita semakin bertambah, aamiin.
(Shua)
-
IF Takjil On The Road
(21/5/2019) Memasuki bulan suci Ramadan, semua orang berlomba-lomba untuk menorehkan catatan kebaikan sebanyak-banyaknya. Pada jam-jam menjelang magrib, di beberapa titik akan terlihat pembagian takjil gratis bagi pengendara motor maupun mobil. Kali ini, Ihsanul Fikri dalam program kerja Panitia Ramadan 2019 mengadaakan takjil di sepanjang Jl. Borobudur.

Pelaksanaan IF Takjil On The Road (dok. pribadi) Acara yang bertajuk ‘IF Takjil On The Road’ ini bertujuan untuk pengaplikasian visi kontributif yang diusung Ihsanul Fikri dalam karakter santri. Dimulai pada pukul 17.00, sekitar 30 santri sudah stand by di sekitar tepi jalan untuk pembagian takjil ini. Agenda yang terlaksana pada Selasa sore kemarin sekaligus menyemarakkan kegiatan Ramadan santri Ihsanul Fikri untuk selanjutnya diadakan kajian ramadan.
“Alhamdulillah acara berjalan lancar. Semoga IF Takjil On The Road kali ini bisa mengaplikasikan visi kontributif santri untuk lingkungan sekitar.” ujar Tsabita Zahara, salah satu santri yang mengikuti takjil on the road.
(Zah)
-
Kajian Ramadan bersama Syekh Abdullah dari Gaza
(17/05/2019) Bulan Ramadan penuh dengan sejuta rahmat juga kebahagiaan sudah tiba. Saatnya kita mengisi bulan penuh rahmat ini dengan banyak kegiatan positif. Di Ramadan ini kita bisa menambah wawasan kita mengenai kondisi dunia, terutama kondisi negeri Palestina, negeri para Nabi dan Rasul.
Ihsanul Fikri kembali menerima kedatangan seorang syekh muda dari Palestina. Beliau adalah Syekh Abdullah. Diusianya yang masih muda, 30 tahun, beliau sudah menyelesaikan pendidikan doktornya. Syekh Abdullah adalah sulung dari 9 bersaudara yang berasal dari Gaza, Palestina. Syekh Abdullah sudah melanglang buana memberikan banyak ilmu. Juga kondisi terkini Palestina.

Syekh Abdullah membagi ilmu beliau (dok. pribadi) Ada 3 poin penting dalam ceramah Syekh Abdullah yang disampaikan kepada santri Ihsanul Fikri. Pertama, persoalan Ramadan. Allah menjadikan Ramadan sebagai bulan penuh keberkahan. Tidak hanya terdapat Lailatul Qadar, tetapi juga ada banyak amalan yang bisa menandingi amalan orang-orang terdahulu yang berusia lebih panjang dari kita. Ada beberapa cara meraih pahala: 1. Manfaatkan masjid-masjid, fasilitas, dan waktu untuk beramal. 2. Tidak mempermasalahkan duniawi. Lupakanlah sejenak masalah duniawi, banyak-banyaklah beramal untuk kehidupan akhirat.
Kedua, mengenai persoalan utama orang muslim, yaitu Masjid Al-Aqsa, Palestina. Syekh Abdullah menuturkan, untuk bisa menjadi generasi muda pembebas Al-Aqsa dan Palestina, ada 2 hal yang bisa kita lakukan: memotivasi diri untuk dekat dengan Alquran, dengan cara menghafal Alquran. Kedudukan kita tergantung seberapa dekat kita dengan Alquran. 2.Semangat menuntut ilmu baik ilmu akhirat maupun ilmu dunia. Alquran, sunnah, sains, teknologi, sosial, dll.
Ketiga, mengenai kondisi Masjid Al-Aqsa. Merupakan kiblat pertama umat muslim dan masjid kedua yang dianjurkan untuk dikunjungi. Keadaan sekitar Al-Aqsa saat ini, adzan dilarang dikumandangkan, dilarang sholat di dalam Al-Aqsa, dilarang memasuki Al-Aqsa, juga diusir dari sana. Keadaan saudara-saudara muslim di jalur Gaza juga tak kalah memprihatinkan. Terisolasi, terkurung di Gaza, tidak memiliki akses keluar-masuk, dibombardir bom dan rudal dari zionis. Tahun 2008, 2012, 2014 adalah tahun paling dahsyat Palestina menerima serangan dari zionis. Saudara kita meski kehilangan keluarga, saudara, rumah, bahkan masjid, tetap bertahan dan mewakili dunia untuk mengemban tugas mulia ini dalam melawan zionis.
Bukanlah perkara mudah Syekh Abdullah bisa keluar dan menyampaikan ceramah di berbagai tempat. Hampir mustahil untuk bisa keluar karena jalur Gaza diblokade. Syekh Abdullah dan teman-temannya juga berusaha karena antriannya yang panjang juga persyaratan yang ketat dan banyak. Semoga Allah senantiasa memberkahi langkah Syekh Abdullah dan kita semua. Aamiin.
(Zah/Shua)
-
Aksos dan Bazar Ramadan Ihsanul Fikri
(11/5/2019) Pada hari ke-6 berpuasa ini, Ihsanul Fikri menggelar aksi sosial (aksos) dan bazar ramadan yang bertempat di sekitar kompleks Ihsanul Fikri yang berpusat di lapangan basket akhwat. Acara yang mulai dibuka sejak pukul 08.00 WIB ini langsung dibanjiri oleh antusiasme dari masyarakat sekitar. Sasaran utama dari aksos dan bazarramadan kali ini yaitu masyarakat Desa Pabelan 1, Pabelan 2, Pabelan 3, Pabelan 4, dan Selak.

Kios pakaian layak pakai (foto : Pak Satya) Agenda yang diketua oleh Bapak Sholeh Abdurrahman, S. Kom. ini menyediakan berbagai kios seperti kios sembako murah, kios baju layak pakai, dan kios makanan khas ramadan. Selain itu, Ihsanul Fikri juga membuka layanan kesehatan bagi masyarakat umum. Tujuan kegiatan ini sebagai sarana mempererat ukhuwah antarwarga dan juga masyarakat Ihsanul Fikri agaknya tercapai, dengan meriahnya acara yang berlangsung sejak pagi itu.
Kios sembako murah pun tak lupa menjadi sasaran masyarakat. Dengan harga awal minyak 2L Rp.23.000 menjadi Rp.18.900, beras 5 kg berharga awal Rp. 54.000 menjadi Rp. 44.000, dan lain sebagainya tentu tak disia-siakan masyarakat.
Hiburan dari rebana SMA IT Ihsanul Fikri dan marawis dari SMK IT Ihsanul Fikri turut meramaikan acara. Berbagai doorprice bagi anak-anak kecil yang berani melantunkan surat-surat pendek juga tersedia di panggung utama yang berpusat di lapangan basket akhwat.

Hiburan rebana SMA IT Ihsanul Fikri (foto : Pak Satya) Selain bazar, Ihsanul fikri juga mengadakan aksi sosial (aksos) berupa pembagian sembako yang ditujukan bagi duda, janda, dan dhuafa di sekitar Pabelan.
Seperti slogan acara kali ini, yaitu ‘Indahnya Berbagi di Bulan Suci Ramadan’, semoga kita semua senantiasa mendapatkan indahnya berbagi kali ini, dengan keridhaan dan keberkahan dari Allah SWT
Selamat memaksimalkan ibadah ramadan 1440 H!
(Zah)
-
Pemira 2019 : Pilihan Kita Masa Depan Kita
(10/5/2019) Memasuki masa akhir tahun pelajaran 2018/2019, SMA IT Ihsanul Fikri menggelar Pemilihan Raya (Pemira) untuk pemilihan ketua organisasi. Organisasi di SMA IT Ihsanul Fikri sendiri terdiri atas 5 organisasi. Yaitu OSIS, Language Troop (LT), PMR, Rohis, dan Dewan Ambalan (DA).
Serangkaian acara Pemira dilakukan sejak 2 April 2019, yaitu saat penjaringan dan sosialisasi Pemira. Selanjutnya, pada 22 April diumumkan nama-nama kandidat dari masing-masing organisasi. Pencarian tim sukses atau timses dimulai sejak kandidat diumumkan. Sedangkan masa kampanye, dimulai pada 27 April hingga 6 Mei. 7-9 Mei merupakan hari tenang bagi para kandidat dan timses.

Absensi pencoblosan (foto : Mr. Fu)Agenda puncak dari Pemira sendiri adalah saat pelaksanaan pencoblosan pada pagi tadi (10/4). Agenda yang difasilitasi oleh Komisi Pemilihan Raya atau biasa disebut KPR ini dimulai pada pukul 06.30 WIB, acara pencoblosan yang diselenggarakan di halaman SMA IT Ihsanul Fikri itu dimulai setelah pembukaan dan tilawatil quran. Sepanjang kegiatan, acara pencoblosan berlangsung dengan lancar. Penghitungan suara dilakukan bakda Dzuhur dengan hasil suara terbanyak :
- Ketua OSIS : Zayda Mardhiyah Kertawirja
- Pradana DA : Fathia Rahmadhani
- Ketua Rohis : Layinnatussyifa Tadimi
- Leader LT : Rivani Salsabila Gusdianshah
- Ketua PMR : Tsurayya Putri Zulkarnain

Proses pemilihan suara (dok. pribadi) Pelaksanaan Pemira bertujuan untuk pengadaan regenerasi ketua organisasi SMA IT Ihsanul Fikri. Menjelang masa akhir jabatan organisasi masa jihad 2018/2019, tentu dibutuhkan adanya penerus estafet organisasi dan melalui Pemira kali ini adalah salah satu upaya untuk mewujudkan regenerasi tersebut.
“Alhamdulillah acara berjalan lancar. Tentu kami turut bahagia dengan terpilihnya para ketua organisasi yang baru. Dan kami juga percaya, mereka akan membawa wajah Ihsanul Fikri menjadi jauh lebih baik.” ujar Julia Awan Azzahra selaku ketua KPR 2019 kali ini.
Dengan diadakannya Pemira, SMA IT Ihsanul Fikri turut andil dalam pelaksanaan dan pengaplikasian demokrasi di Indonesia setelah sebelumnya ikut serta pada Pemilu akbar Indonesia pada 17 April lalu bagi santri yang sudah diperbolehkan memilih.
Semoga para ketua organisasi yang terpilih oleh ‘rakyat’ Ihsanul Fikri dapat mengemban amanah dengan sebaik-baiknya untuk kedepannya. Ingat selalu, Allah melihat, malaikat mencatat! Selamat berjihad.
(Zah)


